Rabu, 03 Agustus 2011

Belajar Menentukan Pilihan

Hidup terdiri atas rangkaian pilihan. Tak heran jika seseorang yang trampil membuat pilihan, cenderung “selamat” menjalani kehidupannya. Memilih adalah ketrampilan yang dapat diajarkan pada anak sejak dini. Ketrampilan ini berhubungan dengan perkembangan kognitif anak yang diasah melalui pengalaman. Sebagai orang tua, kita wajib membimbing mereka untuk mahir menentukan pilihan. Apakah yang dapat dilakukan untuk membantu si kecil?
  • Menciptakan kesempatan
    Kita dapat membuka peluang yang memungkinkan si kecil memilih sesuai kemampuannya di usia tertentu.
    Kemudian berikan kesempatan bagi anak untuk memahami proses pemilihan itu.
  • Mengenalkan konsekuensi pilihan
    Setelah anak mahir menentukan pilihan, lanjutkan proses belajar ini dengan memperkenalkan konsekuensi yang diakibatkan oleh pilihannya itu. Langkah ini sesungguhnya tidak mudah, karena orang tua cenderung melindungi anak.
  • Beri penjelasan
    Penjelasan yang memadai merupakan bekal informasi saat anak menjalani pilihannya.
  • Beri kepercayan
    Salah satu konsekuensi yang harus dijalani orang tua ketika mengajarkan ketrampilan memilih, adalah memercayai kemampuan baru anaknya. Tak perlu cemas berlebihan bahwa anak akan “celaka” akibat salah memilih. Jika kejadiannya demikian, percayalah bahwa dari sebuah kesalahan pun, anak akan mendapatkan pelajaran yang berharga.

Keseluruhan proses belajar ini, jika dilakukan terus menerus, akan membantu anak melatih kemampuan memilihnya secara obyektif. Dampaknya adalah anak terlatih menyaring informasi berdasarkan logika dan nalurinya.


{ Dapatkan CD terapi gelombang otak untuk Mencapai tingkatan tertinggi dalam meditasi, kesadaran, kejernihan dan kebijakan,Membuat perjalanan mimpi Anda lebih nyata dan terorganisir, klik link di bawah ini....}
Sumber : www.gelombangotak.com/lucid_dream_raga_sukma.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar