Senin, 01 Agustus 2011

AKHIR PEKAN BERKESAN UNTUK SI BATITA

Momen ini sangat berarti buat anak yang orang tuanya sehari-hari sibuk bekerja. Tugas orang tualah untuk mengoptimalkannya.
Boleh jadi, ada saat tertentu kita dirasuki perasaan bersalah terhadap anak yang terpaksa ditinggalkan seharian di rumah selama bekerja. Paling, cuma Sabtu dan Minggu bisa bersamanya. Nah, justru itu yang harus dimanfaatkan secara optimal. Apalagi, seperti dituturkan Dra. Psi. Risa Kolopaking, M.Si., "Mengisi akhir pekan bersama anak, banyak memberi manfaat bagi orang tua juga anak. Hubungan tambah erat, anak juga dapat pengalaman dan wawasan baru. Terlebih, di usia batita anak sedang senang-senangnya bereksplorasi."
Untuk itu, tentunya ada syarat tertentu. Salah satunya, kondisi emosional orang tua. "Bagaimana anak mau nyaman kalau bapak-ibunya capek?" Padahal, kata Risa, berakhir pekan dengan anak tak selalu harus berarti jalan-jalan. "Banyak, kok, altrenatif lain yang menyennagkan. Termasuk main di rumah." Apa pun tempat dan kegiatan yang dipilih, pesan Risa, pertimbangkan selalu masalah lokasi, dana, dan manfaat yang bisa didapat.Berikut sejumlah alternatif yang bisa dipilih, 

* Rumah Kerabat
Pilih yang lokasinya tak kelewat jauh hingga tak melelahkan anak. Bisa juga keluar kota jika ada tambahan libur menjelang akhir pekan. Manfaatnya, anak bisa kenal kerabatnya dan mempererat tali persaudaraan. Sebaiknya beri tahu dulu si empunya rumah sebelum sehingga berkunjung agar masing-masing pihak siap.

* Mal
Inilah tempat favorit kebanyakan keluarga karena fasilitasnya yang lengkap. Dari mulai tempat belanja, makan, bermain, dan lainnya. Tapi hati-hati, jangan sampai anak terjebak dalam pola hidup konsumtif. Terutama bila orang tua membudayakan acara ke mal sebagai ajang untuk membeli sesuatu yang pada dasarnya bukan kebutuhan mendesak. Jangan pula menganggap, "Kan, aku kerja juga buat anak. Jadi, wajar, dong kalau membelikan apa saja yang diinginkannya." Pikiran "balas budi" ini cuma akan membuat anak konsumtif dan tak belajar skala prioritas.

* Wisata Alam
Untuk anak kota, manfaatnya besar sekali. Suasana istimewa akan sangat dirasakan anak lewat suasana pedesaan, pegunungan, pantai, dan lainnya. Manfaat lain, orang tua bisa mengenalkan konsep alam pada anak. Ini juga baik untuk mengasah ketajaman indra anak. Melihat pepohonan hijau bisa merangsang indra penglihatannya sementara gemericik air bisa mengasah ketajaman indra pendengaran. 

* Makan Di Luar
Jangan anggap alternatif ini sebagai bentuk pemborosan. Sesekali mengajak anak ke restoran, cukup positif, kok. Paling tidak, mengenalkan anak pada suasana dan menu yang berbeda dengan yang dikenalnya selama ini. Ia juga jadi tertantang untuk makan sendiri dan gembira berkumpul dengan seluruh keluarganya yang mungkin tak bisa dirasakannya setiap hari.
Tapi jangan lupa cermati masalah gizi. Misalnya, tak selalu mengajak anak menyantap junk food yang justru berbahaya bagi dirinya. Perhatikan pula faktor kebersihan. Pilih restoran yang tak kelewat formal sehingga anak tak merasa terkungkung karena harus selalu bersikap manis. 

* Toko Buku
Alternatif ini juga disarankan karena bisa menumbuhkan minat/kecintaan anak pada buku. Tuntun anak ke tempat yang pas untuknya. Jika memang kondisi keuangan memungkinkan, beri kebebasan anak memilih jenis maupun jumlah yang diinginkan. Jika tidak, arahkan anak untuk belajar menentukan pilihan, buku mana yang paling diminatinya dengan harga terjangkau. 

* Tempat rekreasi
Bila tempat rekreasinya cukup luas, pilih satu lokasi saja karena mendatangi semua tempat hanya akan membuat anak lelah. Pilih yang kira-kira menarik hati anak. Agar bermanfaat, beri ia penjelasan tentang apa yang tengah dilihatnya.

* Arena Bermain
Meski mungkin anak menyukainya, namun bukan pilihan terbaik. Suasana ramai, berisik, bisa membuat anak bingung. Sesekali, tentu saja boleh agar anak kenal dan tahu.

* Renang
Selain baik bagi kesehatan anak, orang tua juga ikut sehat karena berolahraga. Pilih tempat atau jam yang tak kelewat ramai dan perhatikan pula segi kebersihan dan keamanan kolam renang.

* Bermalam di Hotel/Cottage
Kalau memang mampu, mengapa tidak? Anak jadi dapat pengalaman baru seklaigus menikmati kebersamaan dengan orang tuanya.

* Keliling Kota
Bisa naik kendaraan pribadi atau umum. Sambil berkeliling, ceritakan dan jelaskan tentang gedung atau tempat menarik yang dilewati. 

* Di Rumah
Banyak, kok, kegiatan menarik yang bisa dilakukan bersama anak kendati cuma di rumah. Sedapat mungkin, ciptakan kegiatan unik yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Misalnya masak bersama anak atau mengajaknya mencuci mobil. 

* Pasar Tradisional
Pasti akan jadi pengalaman menarik buat anak melihat tukang penjual ikan, sayur, yang berbeda dengan si pasar swalayan. Tentu saja pilih jam atau tempat yang tak kelewat sesak hingga anak justru tak bisa melihat apa-apa.
  ***Dedeh Kurniasih.Foto: Iman Dharma (nakita)

{ Dapatkan DVD terapi gelombang otak untuk melakukan perubahan dari diri sendiri , klik link di bawah ini....} 
Sumber : www.gelombangotak.com/Merubah_diri_hipnotis.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar